Kategori
Komik

Ep. 08 – Kesalahan Umum Saat Menyemai Benih

Banyak orang yang mengira kalau menyemai benih tanaman itu mudah. Bahkan ada yang bilang, “Tinggal lempar juga tumbuh sendiri…” Well, kali ini Zahra ternyata ngelakuin banyak kesalahan dalam menyemai, karena ternyata nggak bisa asal lempar lalu tumbuh sendiri 😅 Temenanem pernah gitu juga, nggak?

Episode 8 Komik Mari Menanam
Zahra: “Alfaaa…! Semaian gue kok gagal ini kenapaaa???”

Alfa: “Ah, masaaa?! Tips gue anti gagal, loh...” (agak sedikit melongo, tapi sebenarnya dia agak sadar kalo mungkin ada info yang kelupaan)

Padma: “Hei, hei… Cerita dong gagalnya kenapa?”

Alfa: “Nah, lo minta ajarin Padma aja ya, Ra!” 

Zahra: “Lo juga dengerin, biar gak ngasi info kentang* lagi!”

*kentang = kena tanggung, alias setengah-setengah
Judul:
Tidak Memberi Cahaya yang Cukup

Teks:
Bibit butuh cukup banyak cahaya untuk tumbuh, umumnya 12-16 jam per hari setelah muncul tunas. Banyak orang yang berkata kalau cahaya dari pinggir jendela sudah cukup, padahal kenyataannya tidak demikian. 

Kamu bisa menambahkan lampu tanam LED atau lampu TFT untuk mencukupi kebutuhan cahaya semaian, dan menjaga supaya semaian tidak tumbuh miring.
Judul:
Menyiram Terlalu Sedikit atau Terlalu Banyak

Teks:
Jumlah air yang disiramkan ke semaian juga akan menentukan kualitas keluarannya. Dan perlu diingat, tanah atau media tanam hanya perlu lembap, bukan banjir.

Kalau kamu khawatir menyiram terlalu banyak, kamu bisa menaruh nampan semai di atas nampan yang tidak berlubang, dan melakukan penyiraman dengan mengisi nampan alas itu.
Judul:
Memendam Benih Terlalu Dalam

Teks:
Beberapa benih perlu kegelapan total untuk berkecambah, tapi ada juga yang butuh cahaya sangat banyak dan mesti terbuka. Kemasan benih dari distributor ternama biasanya menyertakan info kedalaman semai.

Jika tidak ada informasi itu, aturan praktisnya adalah mengubur sedalam 2-3x lebar benih. Untuk benih yang butuh cahaya ekstra, pastikan ia bersentuhan dengan media tanam yang lembap.
Judul:
Menabur Benih Terlalu Banyak

Teks:
Saat menyemai, sebaiknya mulai dengan sedikit saja. Perhatikan ukuran benih tanaman yang akan kamu semai. Ukuran benih Bayam tentu berbeda dengan Timun atau Tomat.

Apalagi jika kamu menggunakan nampan semai yang per bloknya berukuran 3x3 cm, akan terlalu sempit jika menaburkan 3 benih Timun sekaligus.
Judul:
Lupa Memberi Label pada Semaian

Teks:
Setiap benih tanaman punya kebutuhan masing-masing. Untuk itu, supaya mudah mengidentifikasi benih, jangan lupa beri label. 

Kamu bisa pakai label tanaman khusus, atau DIY dengan menggunakan stik eskrim. Tuliskan nama jenis tanaman yang disemai, dan juga tanggal semainya.
Judul:
Terlalu Cepat Menyerah

Teks:
Menyemai benih itu proses yang cukup melelahkan, kadang menyulitkan juga untuk pemula. Kamu harus gagal dulu dan belajar dari situ untuk tidak gagal lagi.

Menumbuhkan tanaman dari benih perlu dedikasi, perhatian dan waktu. Sekalipun gagal, jangan langsung menyerah, ya. Usahamu pasti akan terbayar dengan hasilnya!
Alfa: “Nah, dari 6 kesalahan itu, dosa lo yang mana aja, ra?”

Zahra: “Hmmm, 4 out of 6… HA HA HA HA~”

Padma: “Nggak apa-apa! Habis ini ngulangin lagi ya, ra… Semangat!”
Zahra: “Menyemai itu agak sulit, tapi...”

Padma: “...asal nggak langsung menyerah, temenanem pasti bisa!”

Dukung kami di karya karsa, dan yuk, mari menyemai!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *