Kategori
Komik

Ep. 22 – Furoshiki, Kain Pembungkus Mewah dan Ramah Lingkungan dari Jepang

Belakangan ini, ia makin populer di kalangan pelaku hidup lestari dan bebas sampah, karena bisa dijadikan pengganti bungkus kado, dan juga pelengkap gaya modis kita. Yuk, kenalan dulu dengan furoshiki! Siapa tahu setelah ini temenanem jadi terinspirasi buat pake dia sebagai pembungkus kado. 😊

Episode 22 - Komik Mari Menanam: Furoshiki, Kain Pembungkus Mewah dan Ramah Lingkungan dari Jepang
Judul:
Apa itu Furoshiki, dan darimana asalnya?

Teks:
Furoshiki adalah kain persegi yang digunakan untuk membungkus barang dan hadiah yang digunakan oleh orang-orang Jepang sejak lebih dari 1200 tahun yang lalu di zaman Nara. Dengan mengutamakan nilai estetika yang tinggi, furoshiki menggunakan kain berkualitas dan lebih tebal, berdesain lukisan tangan, dan memiliki tepian yang dijahit.
Judul:
Nama berbeda di berbagai zaman

Teks:
Di zaman Nara (710-794), ia digunakan untuk membungkus perlengkapan berharga di kuil, sehingga disebut “tsutsumi” yang artinya pembungkus. Tapi di zaman Heian (794-1185), peran kain ini berubah menjadi kain pembungkus pakaian, sehingga bernama “hiratsutsumi”. Di zaman Muromachi (1335-1573) namanya berubah menjadi “furoshiki” yang kita kenal sekarang.

Furoshiki sendiri berarti pembungkus pakaian untuk mandi, diambil dari kata “furo” yang berarti mandi dan “shiki” yang berarti lebar. Nama ini digunakan karena banyak orang yang gemar mandi di pemandian umum (onsen) dan tidak ingin pakaiannya tertukar, maka mereka menandainya dengan menggunakan furoshiki yang unik.
Judul:
Furoshiki di Masa Kini

Teks:
Kini furoshiki dikenal sebagai seni membungkus hadiah yang populer di kalangan tertentu. Karena ia digunakan untuk membungkus barang yang besar, maka ia dibuat secantik dan semenarik mungkin, dengan menggunakan kain mahal seperti sutra yang dilukis tangan.

Namun, di kalangan pecinta lingkungan yang mengangkat gaya hidup minim sampah, furoshiki yang digunakan adalah yang berbahan katun, nilon, rayon dan polyester dengan motif yang menarik serta mencuri pandang. Selain menjadi pembungkus, furoshiki itu sendiri menjadi hadiah agar dapat digunakan kembali oleh si penerima.
Judul:
Furoshiki sebagai barang mode

Teks:
Selain untuk membungkus barang/hadiah, furoshiki juga bisa digunakan menjadi barang mode. Misalnya saja dijadikan tas tangan, tas jinjing, tas belanja, dan sebagainya.

Cara melipatnya pun bermacam-macam, tergantung pada barang yang akan dibungkus atau dibawa. Lagi-lagi, semua kembali pada kreativitas si pemilik furoshiki.
Subjudul: 
Cara Melipat Furoshiki

Judul: 
Otsukai Tsutsumi
Subjudul: 
Cara Melipat Furoshiki

Judul: 
Kousa Tsutsumi
Zahra chibi:
Mulai sekarang, ganti bungkus kadomu dengan furoshiki, ya!

Mari Hidup Lebih Sehat Tanpa Plastik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *